Bagian-Bagian CCTV, Fungsi dan Cara Kerjanya

Banyak orang yang belum mengenal bagian-bagian CCTV dan apa sebenarnya fungsinya. CCTV (Closed Circuit Television) merupakan teknologi keamanan yang berfungsi mengawasi dan merekam video 24 Jam. Kamera CCTV ini ditempatkan di area tertentu sehingga pemilik bisa mengetahui kejadian secara live maupun playback.

Bagi anda yang ingin memasang perangkat kamera CCTV ini alangkah baiknya anda memahami dan mengenal lebih jauh kamera CCTV. Untuk mengenal lebih jelas mengenai seputar kelengkapan komponen pendukung sistem CCTV mari kita simak tulisan berikut.

Mengenal Bagian Sistem CCTV

Kamera CCTV terdiri dari bagian-bagian yang saling mendukung satu sama lain. Semua perangkat harus bekerja secara normal agar menghasilkan gambar yang maksimal. Berikut adalah bagian / part sistem CCTV baik analog, IP Cam dan Smart Camera

Bagian CCTV Analog

Kamera CCTV Analog terdiri dari Kamera, DVR, Hardisk dan Kabel Coaxial. Cara kerja sistem CCTV analog adalah merekam visual dari kamera ke hardisk yang ada di dalam DVR. Dalam sistem CCTV analog transmisi video dari kamera menuju DVR melewati kabel coaxial RG59 atau RG6.

Kamera CCTV

Kamera CCTV adalah bagian part yang berfungsi untuk menangkap objek gambar bergerak. Cara kerja kamera menangkap citra visual yang ditangkap dengan sensor CCD kamera selanjutnya diproses dan dikirim ke mesin DVR. Seiring berkembangnya teknologi Analog yang ada saat ini, kamera CCTV bisa mengambil gambar hingga resolusi 4K.

Baca : Mengenal Jenis Kamera CCTV di Pasaran

DVR (Digital Video Recorder)

DVR adalah bagian dari CCTV analog dan fungsinya sebagai sarana kontrol. Baik perekaman, control PTZ, Pengaturan Warna, Cloud online dan lain sebagainya. Istilahnya DVR merupakan nyawa dari CCTV karena tanpa DVR sistem tidak akan bisa berjalan.

Biasanya Perangkat DVR Analog menyediakan soket USB, 1 port Ethernet, Port VGA dan HDMI dan socket BNC sesuai dengan jumlah kamera yang didukung misalnya DVR 4 Channel memiliki jack female BNC sebanyak 4 buah.

Kabel Coaxial RG59/RG6

Kabel coaxial ini berperan mengirim sinyal video dari kamera menuju DVR. Kabel Coaxial RG59 dan RG6 memiliki daya redam sinyal pengganggu yang lebih kuat dibandingkan dengan coaxial antenna TV biasa. Saat ini kabel CCTV sudah dilengkapi dengan jalur power DC sehingga kita tidak perlu menyediakan kabel power secara terpisah.

Jack DC & BNC

Jack DC digunakan untuk memberi arus DC ke setiap unit kamera CCTV. Sedangkan BNC sebagai konektor Kabel Coaxial ke DVR dan Kamera. Jack BNC memiliki kelebihan dibanding menggunakan RCA. Jack ini cenderung memiliki ketahanan yang lebih baik dan juga dapat meminimalisir frekuensi liar di luar sistem CCTV yang dapat mengganggu kestabilan gambar.

Power Supply / Adaptor

Sekarang ini banyak yang menggunakan PSU Jaring karena sifatnya yang ter-sentral. PSU Jaring 10A dapat menangani hingga 8 kamera hanya dengan 1 PSU. Jadi tidak perlu disediakan banyak adaptor untuk masing-masing kamera. Cara kerja PSU untuk kamera yakni mengirim arus DC 12v via kabel coaxial yang sudah include dengan powernya.

Teknologi CCTV analog dulunya hanya bisa mentransmisi video dengan kualitas rendah. Tetapi seiring perkembangan zaman teknologi analog ini mampu mentransmisi video dengan resolusi sangat tinggi.

Bagian CCTV IP Camera

Bekerja hampir sama dengan CCTV analog, IP Camera juga mengirim video dari kamera menuju perangkat perekam yaitu NVR. Bagian-bagiannya hampir sama dengan analog yaitu Kamera CCTV, NVR, Hardisk, Kable LAN dan PoE Switch.

IP Camera

Ada perbedan antara CCTV Analog dan IP Camera. Analog mengirim gambar via kabel coaxial sedangkan IP Camera mengirimnya lewat kabel jaringan LAN. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing sehingga kita harus menentukan pilihan yang paling tepat untuk dipasang di rumah/kantor.

NVR (Network Video Recorder)

Jika DVR Analog menggunakan BNC sebagain tatap muka antara DVR dan Kamera CCTV maka pada perangkat NVR tidak memilikinya karena NVR mengambil sumber gambar lewat kabel jaringan. NVR hanya ada interface Jack LAN (ethernet) untuk menerima semua output dari IP Camera.

PoE Switch

PoE singkatan dari Power Over Ethernet. Sistem PoE membuat kabel dapt dialiri tegangan DC sehingga tidak perlu menambah kabel secara terpisah. Sedangkan switch adalah pembagi koneksi jaringan LAN. Jadi, perangkat PoE switch ini berfungsi sebagai penyambung koneksi jaringan sekalian memberi arus tegangan DC ke tiap-tiap kamera CCTV.

Perbedaan bagian komponen IP Camera dengan analog di sini adalah dari perangkat dan sistemnya. IP Camera menggunakan teknologi Jaringan LAN sebagai perantara transfer videonya. Untuk resolusi, IP Camera ini juga mampu merekam gambar dengan kualitas video yang sangat baik. Keunggulan IP Camera ini adalah sistem bisa menggunakan lebih dari 2 NVR tidak seperti analog yang hanya bisa 1 DVR.

JasaCCTV.net | Jasa Pasang CCTV Murah
Whatsapp JasaCCTV.net